Film "Melawan Bungkam" Produksi Wijaya FM

Radio Komunitas wijaya Fm memproduksi film untuk yang kedua kali dengan judul "melawan Bungkam". film ini meskipun fiksi, tetapi sebagai wujud penyampaian pesan kepada masyarakat tentang Politik kotor yang tidak boleh diwariskan. Dalam film ini digambarkan berbagai bentuik upaya dalam pemenangan sebuah pemilihan. Pemain atau aktor dalam film ini dari sumber daya Radio Komunitas Wijaya FM bersama masyarakat. Lokasi Syuting juga dilakukan ditengah-tengah masyarakat. 

Film ini selain di publikasikan melaui media online, juga dijadikan tontonan dalam peringatan HUT RI 71 di beberapa padukuhan yang ada di desa Wedomartani. Berbagai respon telah didapatkan setelah film ini beredar, akan tetapi yang terpenting dari tujuan produksi film "Melawan Bungkam" adalah menyampaikan pesan kepada masyarakat sehubungan dengan maaraknya money politik, dan cara-cara yang kotor dalam pemilihan. Sehingga ini diharapkan mampu merubah pola-pola yang sekarang umum terjadi di masyarakat. Seiring demgamn semangat kemerdekaan, kita bangun bangsa dengan etika dan moral yang baik. Salam Komunitas

Film "Pulang" Produksi Radio Wijaya FM

Radi Komunitas Wijaya Fm menyampaikan informasi tidak hanya melalui kegiatan siaran radio. Film dengan judul "Pulang" berupaya menyampaikan pesan moral pada generasi muda dan orang tua. Film ini berdurasi sekitar 5 menit, namun diharapkan mampu menjadikan bahan renungan dan contoh kehidupan remaja sekarang ini. Pergaulan bebas dan himpitan ekonomi sering menjadikan alasan orang untuk terjerumus.
Film yang di sutradarai oleh Sambodo ini merupakan produksi pertama Radio Komunitas Wijaya FM, dan akan diproduksi lagi secara berkala. Berkaitan dengan operasional, SDM dan seluruh aktifitas didalamnya adalah karya Radio Komunitas Wijaya Fm. Film ini dikonsumsi publik secara online dan dari file ke file. Semoga Film tersebut bermanfaat, dan mendorong semangat kita untuk selalu berkarya yang lebih baik.

Pembukaan Pekan Olahraga Desa (PORDES) Wedomartani

Kepala Desa Wedomartani Teguh Budianto membuka Pekan Olahraga Desa Wedomartani di Lapangan Bola Voli padukuhan Karangmojo. Pembukaan ini mengawali serangkaian kegiatan Pordes yang akan diselenggarakan oleh Panitia PordesWedomartani. Dalam sambutannya Teguh Budianto berpesan agar semua peserta menjaga sportifitas berolahroga serta semoga lancar sesuai harapan bersama.DAlam acara tersebut Teguh Budianto juga melakukan simbolis dengan memukul bola pertama pada pelaksanaan cabang olahraga bola voli pada hari pertama tersebut.

Selanjutnya Ketua Pordes Wedomartani Muh. Zulkam juga menyampaikan rangkaian kegiatan Pordes Wedomartani di Tahun 2015. Zulkam menyampaikan Cabor olahraga yang diselenggarakan adalah Bolavoli Putra dan Putri, Bulutangkis, Tenis meja, Senam dan Catur. Cabor pertama yang diselenggarakan adalah olahraga Bola Voli yang diikuti oleh 16 Tim untuk Putra dan 10 tim untuk Putri. Masing masing Cabor selain Voli secara detail akan dijelaskan dalam technikalmeeting di Balaidesa pada tanggal 20 November 2015.

Seusai acara pembukaan Pordes, pantia Pordes Cabor Bola Voli mempertandingkan antara Tim dari Padukuhan Krajan dan Tim dari dusun Karangmojo, dengan dpandu oleh wasit Suratno. Pertandingan dimenangkan oleh Tim Bola Voli Krajan dengan scor 3 ;2. dan pada hari ini selasa 17 November akan dilaksanakan pertandingan hari kedua yaitu Tim bola Voli dari Karanganyar melawan Malangrejo wedomartani, di LApangan KArangmojo Wedomartani mulai jam 4 sore.

Gelar Potensi Desa Budaya Wedomartani

Desa Wedomartani merupakan salah satu dari 33 Desa Budaya  di DIY, di akhir tahun 2015 ini Wedomartani mengikuti GelarPotensi Desa Budaya yang diselengarakan oleh Dinas Kebudayaan DIY. Gelar Potensi diselenggarakan di Jogja Expo Center (JEC) berlangsung selama 3 hari mulai tanggal 11 November sampai 13 November 2015. Kegiatan tersebut diikuti oleh 43 Desa se-DIY, meliputi Desa Budaya dan Desa rintisan menuju desa budaya.
Desa Wedomartani menampilkan pertunjukan Kesenian Rodhad dari padukuhan Krapyak. Kesenian bernuansa Islami ini melibatkan sekitar 20 personil dengan iringan alat musik terbang dan jedhor dipimpin langsung oleh bapak Kyai Mas'ud Masdzuki biasa di panggi Gus 'Ud. Dibidang Kuliner menampilkan masakan Meniran dari padukuhan Pucanganom serta masakan tradisional berupa Sagon, Klepon dan kue kukus dari padukuhan Karanganyar.

Selain Kesenian dan Kuliner, aneka kerajinan juga disertakan dalam pagelaran tersebut, diantaranya adalah Kerajinan Kertas daur Ulang  milik ibu Diana yang ada di dusun Blotan, Kerajinan Wayang  dari dusun Pokoh, Batik Dari dusun Kepuh milik bapak Suparjo, serta kerajinan Ukir dan kerajinan Tusuk Sate karya Karang Taruna Wedomartani.